Rabu, 11 Agustus 2021

Mudah mengelola PJJ dengan Google Classroom

Sebelum PJJ saya sudah mengkombinasi pembelajaran tatap muka dengan google Clasroom untuk pengumpulan tugas dan membagi materi sebelum pertemuan. Awalnya saya menggunakan Google Classroom dengan gmail pribadi, semua file materi dan tugas yang saya berikan dan lampiran hasil pekerjaan siswa membuat kapasitas drive yang saya miliki nyaris penuh. Apalagi saat PJJ melanda mengharuskan semua materi, tugas bahkan kuis dilakukan dengan kelas maya sehingga saya harus membuat akun gmail lain untuk pembelajaran semester  berikutnya. Bahkan saya pernah membeli akun premium untuk kapasitas drive yang lebih besar.
Setelah mendapatkan akun belajar.id tidak lagi khawatir drive penuh karena lampiran Google Classroom, saya pun dengan leluasa memisahkan file pribadi dengan file pembelajaran dan semua urusan pekerjaan. Cukup dengan satu akun, bisa saya gunakan untuk semua kelas yang saya ajar. Kuis yang disediakan sudah terintegrasi dengan Google Form yang langsung dapat diimport nilainya tanpa perlu input satu per satu. Terdapat fitur cek originalitas hasil pengerjaan siswa. Yang Paling istimewa adalah sudah  built  in dengan google meet yang cukup satu kali klik bisa digunakan untuk pembelajaran sinkronus. Dengan kapasitas 1000 siswa maka untuk 1 kelas dengan seluruh mapel bisa cukup dengan 1 Classroom saja, atau bahkan 1 sekolah.
Berikut adalah tangkapan layar Kelas yang sudah saya buat dan saya ikuti dengan Google Classroom menggunakan akun belajar.id

Untuk menggunakan Google Classroom akun belajar.id ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

  1. Pastikan Guru dan siswa sudah menerima akun pembelajaran dan  sudah diaktivasi.

  2. Buka Classroom melalui https://classroom.google.com/ atau install aplikasi Google Classroom di Play store untuk penggunaan di smartphone

  3. Buat Kelas dengan klik tanda + 

  4. Isi identitas kelas dan mapel, sesuaikan Header Class dengan tema kelas 

  5. Undang Tim Guru (untuk Kelas bersama)

  6. Undang siswa melalui email / link undangan maupun kode kelas

  7. Buat materi  dan  tugas 

  8. Buat kuis di Classroom 

  9. Pantau pembelajaran dan lakukan penilaian


Silahkan simak juga video mengenai Google Classroom dengan akun belajar.id berikut ini









Rabu, 21 Oktober 2020

PEMANFAATAN LAB MAYA DENGAN MODEL FLIPPED CLASSROOM

Flipped Classroom merupakan model atau metode belajar yang meminimalkan peran Guru, sehingga pusat pembelajaran adalah peserta didik itu sendiri. Pada kondisi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hanya peserta didik yang mandiri dan mau menghadapi tantanganlah yang akhirya dapat mengikuti pembelajaran secara daring dengan baik.

Flipped Classroom menggunakan proses pembelajaran terbalik, umunya peserta didik mendapat informasi atau materi di sekolah lalu mengerjakan tugas di rumah. Maka dengan model ini justru peserta didik menyiapkan dirinya sendiri terlebih dahulu sebelum kegiatan pembelajaran di kelas, baru ketika di dalam kelas peserta didik mengaplikasikan konsep yang telah dipelajari di rumah untuk menyelesaikan tugas atu kegiatan di sekolah.

Model ini saya terapkan pada peserta didik saya kelas XII MIPA, dengan menggungakan sistem blanded learning, yaitu pembelajaran terpadu dengan menggunakan metode sinkronus dan asinkronus. Kegiatan asinkronus saya lakukan dengan menggunakan google classroom sementara kegiatan sinkronusnya saya mencoba mengaplikasikan dengan video converence dengan platfrom zoom meeting. 

Di kelas XII semester satu terdapat beberapa materi yang tidak dapat dipisahkan dengan kegiatan di laboratorium. Bukan kimia namanya kalau tidak ada percobaan. Lalu bagaimana kami melaksanakan kegiatan praktikum? Rumah Belajar ternyata punya solusinya.

Pada Portal rumah belajar, seperti artikel yang sudah saya ulas sebelumnya terdapat fitur laboratorium virtual yang bermanfaat untuk melaksanakan simulasi praktikum. Kali ini saya terapkan pada materi Sel Elektrolisis. 

Penasaran bagaimana implementasinya ? simak vlog saya di bawah ini atau silahkan mampir di channel youtube saya untuk melihat video lebih lengkap. Klik di sini untuk nonton langsung di youtube saya. 


Jangan lupa like dan komen membangun ya ! Kalau dirasa bermanfaat silahkan di share, dan bagi yang belum silahkan subscribe ya agar kita bisa saling berbagi informasi bermanfaat untuk pendidikan.

Merdeka Belajar, Rumah  Belajar Portalnya, Maju Indonesia
Rumah Belajar, Belajar di mana saja, Kapan saja, Dengan Siapa saja

#PembaTIK
#PembaTIK2020
#RumahBelajar
#Level4berbagi


BERBAGI DI RUMAH SENDIRI


Sosialisasi Pemanfaatan Rumah Belajar di Sekolah sendiri ternyata tidak selalu berjalan mulus sesuai dengan yang direncanakan. 

Setelah beberapa kali merencanakan selalu saja ada sebab musabab yang menjadikan kegiatan tidak dapat kami selenggarakan sekali waktu. Namun, bukan Sahabat Rumah Belajar namanya kalau tidak bisa menciptakan peluang dan kesempatan untuk berbagi. Tanggal 20 Oktober 2020, ada kegiatan kolektif di sekolah kami yakni Rapat Kordinasi dalam rangka persiapan visitasi Sekolah Adiwiyata Provinsi. Kesempatan itulah yang saya ambil celahnya untuk menguatkan kembali apa yang sudah pernah saya sharingkan dengan teman sejawat kami sebelumnya. Dokumentasi undangan terlampir.

Pelaksanaan koordinasi tentu saja menghadirkan seluruh Bapak Ibu Guru serta karyawaan, maka dengan menyampaikan maksud hati saya, jadilah undangan rapat yang disebarkan tanggal 19 Oktober 2020 itu ditambah agenda sosialisasi Pemanfaatan Rumah Belajar kepada Bapak dan Ibu Guru serta karyawan yang beraktifitas harian di satu-satunya Sekolah tingkat atas yang berstatus Negeri di Kecamatan Plumpang tersebut.

Pertemuan kami awali jam 08.00 WIB sesuai undangan yang tertera, dengan dibuka oleh Bapak Nuril Huda selaku pengatur jalannya pertemuan. Setelah itu Ibu Sri Mirah, S.Pd Kepala Sekolah kami menyampaikan kata pengantar dan sambutannya. Di hadapan para Guru lain, beliau dengan tegas menyatakan dukungannya atas kegiatan PembaTIK yang saya ikuti selama ini serta memotivasi penuh kegiatan berbagi yang saya laksanakan, baik di lingkungan internal sekolah maupun di luar sekolah.

Agar pembahasan persiapan visitasi kami laksanakan dengan leluasa, maka saya diberikan kesempatan terlebih dahulu untuk melakukan presentasi. Hanya saja, lagi-lagi kondisi kurang mendukung, karena tiba-tiba listrik padam dan saya tidak bisa dengan gamblang menampilkan apa yang hendak saya sampaikan di LCD Projector. Serupa pepatah " Tak ada rotan akar pun jadi " maka saya manfaatkan laptop yang saya bawa, sambil pelan-pelan memandu Bapak dan Ibu Guru yang kenal sama sekali fitur dan cara pemanfaatan Portal Rumah Belajar.

Sharing berlangsung singkat namun mengena, karena akhirnya beberapa Bapak Ibu yang semula ragu, ikut mengeksplorasi layar ponselnya untuk menjelajah fitur rumah belajar lebih jauh.

Pukul 09.00 dilanjurkan dengan pembagian tugas dalam rangka persiapan menyambut tamu Dinas Lingkungan Hidup dan tim dari Provinsi tanggal 27 Oktober mendatang.

Semoga kegiatan kami selalu lancar, dan meninggalkan momen berupa pengalaman dan pengetahuan berharga yang tidak pernah dapat kami beli.

Link dokumen daftar hadir dapat dilihat di sini.

Berikut adalah sebagian dokumentasi kami saat sharing terkait Rumah belajar dan cara memanfaatkannya dama pembelajaran.




Merdeka Belajar, Rumah Belajar Portalnya, Maju Indonesia

Rumah Belajar, Belajar di mana saja, Kapan saja , Dengan Siapa saja


#Merdekabelajar

#PembaTIK

#PembaTIK2020

#Level4berbagi

Selasa, 20 Oktober 2020

WEBINAR INOVASI

 


Senin, 19 Oktober 2020 adalah hari yang luar biasa buat saya. Ada tiga kegiatan webinar estafet yang saya jalani bersama teman-teman Sahabat Rumah Belajar 2020. Awalnya hanya merencanakan dua buah kegiatan dengan SRB Jawa Timur, yakni pagi jam 10.00 dan sore jam 15.30 WIB. Tapi rezeki tak bisa ditolak, ditanggah-tenggahnya datanglah permintaan kolaborsi berbagi dengan SRB 6 Provinsi yang sudah saya ceritakan pada artikel sebelumnya. 
Bagaimanapun sekali layar terkembang, pantang untuk berbalik arah, jadilah dengan tenaga ekstra saya harus menjalani ketiganya dengan tanpa berat sebelah.
Sayangnya saat waktu menujukkan pukul 15.30 WIB Kegiatan Obrolan dengan SRB dan DRB tersebut belum usai. jadilah saya memberanikan diri untuk undur diri terlebih dahulu, karena akan menyajikan materi pada Webinar yang sudah saya rencanakan dengan ketiga sahabat saya yang sama-sama dari Jawa Timur. 


Setelah pukul 15.35 saya sudah berhasil memasuki room meeting, untuk persiapan berbagi yang ke tiga dengan menggunakan Laptop HP yang saya miliki. Karena kami berempat akan saling bergantian menyampaikan materi maka saya mohon izin sebagai penyaji yang terakhir.
Pemateri Pertama adalah Ibu Renita Erdiana dari SMK N 1 Badengan, Kabupaten  Ponorogo. Materi inovasi yang disajikan berjudul Pemanfaatan Sumber Belajar dengan Model Discovery Learning disampaikan secara singkat namut jelas oleh beliau.


Dilanjutkan dengan Bu Wiwin Triaawandari  dengan sajian mengenai integrasi Kelas Maya dengan Sumber Belajar dan Bu Puspita Andriyanti menyampaikan judul Pemanfatan Sumber Belajar MPI  Dalam Materi Gerbang Logika. 
Dan saya sebagai penutup menyampaikan Penggunan Lab Maya Pada Materi Sel Elektrolisis dengan Model Flipped Classroom. 



Kegiatan tersebut berlangsung singkat karena tidak terlalu banyak audien yang bertanya dan menyapaikan diskusinya, 
Ternyata berbagi untuk indah, semakin banyak kita berbagi sebenarnya akan semakin memperkaya pengalaman.

Link Presensi dan pendaftaran dapat dilihat disini.